Sebuah bangunan rumah seberapapun bagusnya kualitasnya, setelah bertahun-tahun kemudian akhirnya juga akan menjadi sebuah bangunan yang disebut rumah lama dan bila tidak dipersiapkan sebelumnya pada suatu saat pasti akan mengalami kerusakan parah yang membutuhkan tindakan renovasi rumah lama yang sudah pasti akan memakan biaya atau anggaran renovasi rumah yang cukup besar.

Namun bila sejak awal Anda telah mempersiapkan diri dengan melakukan perawatan atau perbaikan berkala sebelum suatu kerusakan pada rumah Anda menjadi besar, tentunya kerusakan parah yang umum terjadi pada sebuah rumah lama akan dapat diminimalisir dan tentunya akan lebih efisien dalam segi biaya renovasi rumah lama Anda.

Jenis Renovasi Rumah Lama Dan Tingkat Kerusakan Berdasarkan Usia

Untuk lebih memahami apa yang terjadi pada sebuah bangunan rumah seiring dengan berjalannya waktu, berikut penjelasan singkat jenis-jenis renovasi rumah lama dan tingkat kerusakannya berdasarkan usia rumah Anda.

Rumah berusia 1 tahun = Perbaikan Kecil

Tergantung pada kualitas pengerjaan pada saat pembangunannya, bila kualitas pengerjaannya bagus umumnya tingkat kerusakan pada rumah yang berusia hingga 1 tahun tergolong kecil dan hanya memerlukan perbaikan-perbaikan ringan, seperti; perubahan tampilan luar (eksterior) karena pengaruh cuaca sehingga cat eksterior mulai kusam, bernoda atau mengelupas, yang tentunya hanya membutuhkan pengecatan ulang.

Rumah berusia s/d 5 tahun = Renovasi Ringan

renovasi rumah lama plafond jebol Jenis Jenis Renovasi Rumah LamaBangunan rumah yang telah memasuki usia 5 tahun boleh dikatakan mulai memasuki tahap rawan karena pada usia ini biasanya pada kondisi normal kerusakan-kerusakan mulai terlihat baik di area dalam rumah (interior) maupun luar rumah (eksterior). Cat dinding baik di dalam maupun di luar rumah mulai terlihat ada yang retak atau cat mengelupas, dinding tembok mulai mengalami retak rambut, . Bagian atap, khususnya sambungan atap, nok, karpus, kemungkinan mulai mengalami keretakan yang berpotensi menimbulkan kebocoran.

Bila sempat terjadi kebocoran, bagian plafondlah yang pertama kalinya akan terimbas yang bisa dilihat dengan adanya bercak-bercak noda rembesan air atau bahkan mungkin jebol. Sedangkan pada dinding biasanya mulai terlihat ada bercak-bercak noda rembesan air atau mungkin keretakan, dsb.

Walaupun belum terlalu berat namun praktis upaya perbaikan atau renovasinya mulai membutuhkan biaya renovasi rumah lama yang lebih besar dibandingkan pada rumah yang masih berusia 1 tahunan.

Rumah berusia 10 tahun ke atas = Renovasi Sedang Hingga Berat

Inilah tahap paling berat yang dialami bangunan rumah Anda bila tidak dipersiapkan sejak dini dengan perawatan dan perbaikan berkala. Kerusakan yang biasanya terjadi bukan hanya di sekitar interior maupun eksterior saja, akan tetapi sudah mulai merembet ke bagian struktur bangunan, seperti; bagian kuda-kuda rangka atap kayu, pengeroposan komponen rumah yang bermaterialkan kayu seperti kusen pintu dan jendela, tiang-tiang kayu kanopi atau pergola. Mungkin juga terjadi pengelupasan pada plesteran dinding, plafond jebol, talang jebol, dan lain-lain.

Intinya bila perawatan rumah Anda tidak dipersiapkan sejak dini, maka pada periode usia 10 tahun inilah akan diperlukan tindakan renovasi rumah lama yang memerlukan biaya renovasi cukup besar, dan pastinya akan cukup membuat Anda stress bila tidak mempersiapkannya sejak awal.

 

Tim MITRALKA ( mitrarenovasirumah.com ) 

Adalah tim penyedia layanan jasa konstruksi yang meliputi:

“Bagi kami, klien bukan hanya merupakan pelanggan yang wajib kami layani dan kami jaga sebaik-baiknya, tetapi juga klien adalah MITRA yang turut andil dalam pasang surut dan perkembangan usaha dan layanan kami.”

Kami dapat dihubungi di:

Terima kasih atas kunjungan Anda.

Salam Mitra,

Tim Mitralka

Incoming search terms:

3 thoughts on “Jenis-Jenis Renovasi Rumah Lama