bisakah renovasi rumah tanpa imb

Renovasi rumah tanpa IMB

“Seringkali tim Mitralka mendapat pertanyaan dari para calon klien yang berniat melakukan renovasi rumah tentang perlu atau tidaknya ijin mendirikan bangunan atau IMB dalam sebuah proyek renovasi, dan melalui artikel ini penulis berharap dapat sedikit menjawab sekaligus berbagi pengetahuan terkait IMB dalam sebuah proyek renovasi rumah.”

dok imb renovasi rumah dan bangun rumah Renovasi Rumah Tanpa IMB, Bisakah Dilakukan?IMB atau Ijin Mendirikan Bangunan dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat (tingkat kelurahan hingga kabupaten), dengan tujuan untuk menjaga ketertiban, keselarasan, kenyamanan, dan keamanan dari bangunan itu sendiri terhadap penghuninya maupun lingkunan sekitarnya. IMB tidak hanya diperlukan untuk mendirikan bangunan baru saja, tetapi juga dibutuhkan untuk membongkar, merenovasi, menambah, mengubah, atau memperbaiki yang mengubah bentuk atau struktur bangunan. IMB juga diperlukan dalam transaksi jual beli dan sewa menyewa. Selain itu, IMB juga menjadi salah satu syarat dalam pengajuan kredit, agunan dari bank, ataupun asuransi.

Apakah Renovasi Rumah Tanpa IMB Bisa Dilakukan?

Ada tiga jenis pengajuan IMB yang berlaku yaitu IMB untuk rumah baru, IMB renovasi rumah dan IMB untuk rumah lama.

IMB untuk renovasi rumah baru benar-benar dibutuhkan bila pekerjaan renovasi yang dilakukan sudah mencakup dan sampai ke proses mengubah lay-out (denah) rumah, seperti misalnya;

  • Mengubah kamar menjadi ruang tamu atau menambah kamar.
  • Membongkar tembok untuk memperluas ruang.
  • Penambahan luas bangunan, baik ke atas maupun ke samping.
  • Renovasi atau perombakan rumah yang signifikan sehingga ukuran dan bentuk rumah juga berubah banyak.
  • Demikian pula perubahan fasad, walaupun terkesan kecil, mesti memiliki IMB.

Sedangkan untuk renovasi rumah tanpa IMB dapat disimak pada penjelasan berikut;

Sedikit mengutip dan menurut Perda No. 7/1991, pasal 17 ayat 2, disebutkan bahwa pembangunan atau renovasi rumah yang kurang dari 12 m2 tidak perlu menggunakan IMB. Yang berarti bahwa pada dasarnya tidak semua pembangunan atau renovasi rumah memerlukan IMB. Dan renovasi rumah tanpa IMB sebenarnya masih bisa dilakukan untuk atau dalam kondisi sebagai berikut:

  • Pekerjaan yang termasuk dalam kategori pemeliharaan dan perawatan bangunan yang bersifat biasa.
  • Mendirikan bangunan di halaman belakang yang volumenya tidak lebih dari 12 m2, dan
  • Bangun-bangunan di bawah tanah.

Renovasi rumah tanpa IMB juga bisa dilakukan untuk pekerjaan yang bersifat perbaikan da pemeliharaan bangunan seperti:

  • Pengecatan
  • Penggantian atap/genting
  • Kegiatan pembangunan septic tank
  • Pembuatan saluran air
  • dan sebagainya yang tidak berpengaruh terhadap struktur.

Semoga penjelasan tadi bisa membantu Anda yang masih bertanya-tanya atau ingin melakukan renovasi rumah tanpa IMB.

 

Tim MITRALKA ( mitrarenovasirumah.com ) 

Adalah tim penyedia layanan jasa konstruksi yang meliputi:

“Bagi kami, klien bukan hanya merupakan pelanggan yang wajib kami layani dan kami jaga sebaik-baiknya, tetapi juga klien adalah MITRA yang turut andil dalam pasang surut dan perkembangan usaha dan layanan kami.”

Kami dapat dihubungi di:

Terima kasih atas kunjungan Anda.

Salam Mitra,

Tim Mitralka

Incoming search terms:

3 thoughts on “Renovasi Rumah Tanpa IMB, Bisakah Dilakukan?

  1. Perda No. 7/1991, pasal 17 ayat 2, disebutkan bahwa pembangunan atau renovasi rumah yang kurang dari 12 m2 tidak perlu menggunakan IMB adalah salah!
    Seharusnya: Perda No. 7/1991, pasal 17 ayat b mendirikan kandang pemeliharaan binatang atau bangun-bangunan di halaman belakang dan isinya tidak lebih dari 12 m3